Luapan perasaanku, yang tak dapat aku ungkapkan kepada siapapun, yang tak mampu terpuaskan dengan kata-kata, terkadang ada kata yang terlupa jika secara lisan, kutuangkan dalam bentuk tulisan. Walaupun siapapun bisa saja berkunjung di blog ini, namun semua yang kuungkapkan di sini adalah sebuah 'kejujuran', karena 'rasa' memang tak dapat berbohong.
Sabtu, Maret 22, 2014
Merubah posisi Bayi Sungsang ... ^_^
Berbagai kekhawatiran tentu datang pada setiap ibu hamil, itu yang saya rasakan sendiri. Sudah lama saya tidak menulis pada blog ini, rasa kangen tentu menyelimuti, namun tak ada yang lebih penting dari kehamilan saya yang sudah hampir menginjak 7 bulan. Mungkin selama itu pula saya tidak menulis blog ini. Kali ini saya menulis bloh pun seputar dunia kehamilan. Banyak ibu hamil yang mendambakan untuk melakukan persalinan secara normal. Untuk kondisi diri saya sendiri sementara ini adalah Placenta Previa dan posisi bayi masih kepala di atas, yang jika mendekati HPL masih seperti itu, artinya saya sudah harus menjauhkan harapan untuk melahirkan secara normal.
Selama saya libur dari menulis blog, saya rajin sekali mengikuti perkembangan di forum infobunda dan ibuhamil dot kom bahkan berbagai grup di facebook pun saya ikuti. Ini saya mendapat referensi dari seorang bunda yang tergabung di forum ibuhamil dot kom yaitu mengenai terapi untuk merubah posisi bayi yang sungsang. Dan saya tidak ingin memakai ilmu ini sendirian, saya berharap bunda-bunda yang lain yang juga merasa khawatir dengan kehamilannya bisa menjalaninya dengan lebih relax.
Silakan dibaca yah para bunda. Sambil saya mencari referensi lain tentang Placenta Previa yang juga sedang saya alami yang beresiko cukup berat terhadap calon ibu dan calon bayi, dapat menyebabkan pendarahan hebat dan bayi lahir prematur, oleh karenanya tidak boleh bercapek-capek ria dulu, tidak boleh angkat beban yang berat-berat, bahkan (heheheee...) sudah sebulan lebih saya libur berhubungan badan dengan suami. Ditunggu artikel berikutnya yah bunsai-buntik? Selamat membaca. ^_^
Berbagai Pilihan Tuk Rubah Posisi Sungsang menjadi Letak Kepala
Nah silahkan pilih beberapa alternatif cara untuk mengoreksi posisi janin Anda seperti di bawah ini:
Berikut ini keterangan dan penjelasan yang dapat Anda ambil:
1. Breech Tilt atau Inversi
Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan perut kosong saat bayi aktif (segelas besar jus jeruk manis dapat merangsang bayi Anda aktif bergerak, ini karena kadar gula yang tinggi), Dan bersantai . Ada sejumlah variasi , tetapi secara umum banyak waktu yang Anda dapat habiskan dengan pantat Anda di atas kepala Anda , lakukan secara teratur untuk hasil terbaik .
Cara:
a. Knee - Chest: ini adalah cara paling sederhana yang bisa Anda lakukan dimana Anda mengangkat bokong Anda ke atas dan menempatkan dada Anda di lantai. posisi lutut - dada posisi Elkins . Rupanya , Mr Elkins telah sukses 91 % dalam mengubah bayi yang sungsang menjadi posisi letak kepala dengan melakukan hal ini selama 15 menit setiap dua jam selama waktu terjaga mereka selama 5 hari. Memang butuh waktu dan ketekunan namun perlu Anda coba karena ini adalah peluang yang baik .
b. Posisi Curam atau Inversi Maju - Miring: dan dalam posisi ini Anda seharusnya meminta tolong seseorang untuk menstabilkan bahu Anda dan Anda berlutut di tangga dan berjalan dengan tangan Anda turun beberapa tangga. Tahan selama setidaknya 30 detik, lakukan sesering mungkin. Anda juga dapat melakukan ini di sofa atau permukaan yang stabil tentang ketinggian yang tepat . Atau coba bean bag / besar bantal : Anda dapat tumpukan bantal atau menggunakan bean bag besar untuk membuat inversi.
c. Alas setrika: ini yang seringkali saya anjurkan kepada klien saya dan ini dapat dilakukan kapanpun asal bagian terendah janin belum masuk panggul saja. Properti yang dibutuhkan adalah papan setrika yang cukup kuat dan tempat tidur (spring bed) yang tidak terlalu tinggi, paling tidak jarak 45-50 cm dari lantai. Letakkan salah satu ujung papan setrika di pinggir tempat tidur dan ujung lainnya di lantai. Lalu berbaring di atasnya dengan posisi terbalik yaitu kepala di bawah dan kaki di atas. Anda Mungkin dapat menaruh beberapa selimut digulung di bawah papan dan leher Anda untuk kenyamanan dan keamanan. Lakukan Sekitar 20 menit , 2-3 kali sehari . Ketika Anda merasa nyaman dengan ini, tambahkan kompres panas / dingin , bicara dengan janin, cahaya, atau musik saat Anda melakukannya sambil melakukan relaksasi dan visualisasi.
d. Yoga: ada beberapa posisi yang dapat Anda lakukan dan ini sudah saya bahas di link sebelumnya.
Mengapa bisa berhasil:
Bagian dari idenya adalah untuk melepaskan ligamentum utero - sakral dan memberi bayi ruang ekstra. Jika Anda memutar atau melakukan banyak gerakan asimetris, rahim Anda menjadi mungkin lebih longgar. Gaya gravitasi membuat bayi jatuh dari panggul Anda dan ketika kepala bayi menyentuh bagian atas rahim Anda, idealnya bayi akan melakukan jumpalitan.
Nah jika masih saja tetap sungsang silahkan coba gerakan Elephant Walk / Jalan Gajah seperti pada link berikut:
2. Berenang
Namun tehnik ini memang harus dilakukan oleh ibu yang biasa berenang dan pandai menyelam. Kalau saya pribadi saya belum bisa berenang. namun memang berdasar pengalaman banyak klien saya yang saya motivasi berenang ternyata banyak yang berhasil .
Mengapa bisa berhasil:
Alasan menurut sumber-sumber yang sangat ilmiah, ini pertama karenadaya apungairmampu membuat perut Anda rileks. Itu membuatbayi Andaagakringandanbebas! untuk melakukanrolingdanjungkir balik. Rupanyamandi atau berendam air hangat pun juga membantu.
3. Berbicara dengan Bayi Anda
Bayi Anda senang mendengar suara Anda. Dan Anda dapat berkomunikasi dengan bayi Anda bahkan memintanya untuk bekerjasama dengan tubuh Anda supaya kepalanya berada di bawah. Dan ketika berkomunikasi dengan janin Anda harus masuk dalam gelombang otak thetha dan delta. Untuk itu, setidaknya Anda harus rileks, atau mintalah hypnotherapist di daerah Anda yang Anda percayai untuk membantu Anda jika Anda belum terampil melakukannya.
4. Kompres Dingin / Panas
Cara Ini sangat mudah. banyak yang berhasil dan Anda dapat melakukannya saat Anda menonton tv .
Cara :
letakkan atau kompres barang-barang dingin (keluar dari freezer kulkas) tepat di kepala bayi Anda ( di atas perut Anda atau di mana pun itu) dan barang-barang yang hangat atau kompres hangat di panggul Anda, di bagian paling bawah dari perut Anda . nah dengan melakukan ini biasanya bayi lebih suka mencari tempat yang hangat, nah dengan tindakan ini di harapkan bayi Anda mau berputar kepalanya mencari tempat yang lebih hangat.
5. Musik& lampu/cahaya
Bermain musik atau berbicara dengan nada rendah diperut adalah salah satu metode yang paling sering disarankan untuk mengubah bayi sungsang. Saya belum melihat ada studi, tapi itu hal yang manis untuk dilakukan dan tentu tidak ada ruginya bukan. Kecuali suara pasangan Anda adalah suara yang menjengkelkan, heheheh. Selain itu Anda juga bisa meletakkan headphone dan memutar musik (baik musik menenangkan) di bawah perut Anda di mana Anda ingin kepala bayi berbalik ke arah tersebut. Tekan headphone sampai ke kulit Anda dan atur volume-nya agak keras sedikit.
Jika Anda menggunakan Cahaya, Anda dapat menerangi bagian bawah perut anda, menyinarinya dengan senter di perut bawah Anda. Sinari kulit Anda dan bergerak di sekitar, sedikit dan lambat.
6. Moxibustion/ Moxa
Moxibustion adalah praktek pembakaran pelet hitam herbal kering (mugwort) pada titik-titik akupunktur pada tubuh Anda. Dalam kasus bayi sungsang, mereka menggunakan sudut luar kuku terkecil. Penelitian menunjukkan bahwa tahun 1987 wanita, orang-orang yang melakukan moksibusi-36% lebih bayi mereka berubah. Tidak ada efek samping atau kerugian, sehingga tidak berisiko, dan Moksibusi untuk sungsang yang paling efektif dalam 34-35 minggu. Andabisa mendapatkan moxa beberapa toko makanan kesehatan, tempat obat Cina, atau akupunktur, beberapa di antaranya akan melakukan moxa untuk anda. Cobalah duduk di kursi untuk lebih nyaman, 20 menit sehari selama 10 hari.
Para ahli mengklaim bahwa stimulasi kandung kemih 67 (titik pinkytoe) melemaskan rahim, sehingga bayi lebih banyak ruang untuk mengubah posisinya, dan juga merangsang gerakan pada bayi.
7. Akupunktur/Akupresur
Akupunktur dapat digunakan untuk memperbaiki aliran energi dalam tubuh anda untuk menormalkan proses, termasuk posisi bayi yang belum lahir. Jarum yang sangat tipis dimasukkan ke kaki Anda. Rasanya sakit sedikit namun semakin Anda santai maka semakin nyaman.
Cari ahli akupunktur yang memilikipengalaman bertahun-tahun dan telah berubah bayi sungsang sebelumnya. Jika anda tidak dapat menemukan seorang ahli akupunktur yang baik, atau tidak suka jarum, Anda dapat melakukan akupresure, dengan titik titik yang sama dengan titik akupunktur anda dapat menekan dengan bergantian. Gunakan kuku anda untuk menekan bagian bawah sudut luar kuku. Tekan cukup kuat tetapi tidak menyebabkan rasa sakit. Tahan selama dua menit, dan kemudian melakukan inversi atau miring sungsang segera. Lakukan 1-2 kali per hari. Para peneliti mengklaim bahwa stimulasi kandung kemih 67 (titik pinkytoe) melemaskan rahim, sehingga bayi lebih banyak ruang untuk mengubah posisinya dan juga merangsang gerakan pada bayi.
8. Chiropractic (Webster)
Jika Anda memilikichiropractor, anda dapat meminta bantuan mereka.Dalam halbayisungsang, beberapa ahli tulangdilatihdalam teknikWebster, perlakuan khusus yang membantu panggul dan jaringan rahim menyelaraskan untuk membantu bayi mudah berbalik.
biasanya chiropractor melakukan Webster mulai 34 minggu. Jika Anda melakukannya menjelang akhir kehamilan, lakukan 3x seminggu dan mungkin 2x sehari.
9. Hypnotherapy:
Dalam studi terkontrol , 81 % dari bu yang bayinya sungsang yang menerima hipnoterapi maka bayi berubah dibandingkan dengan 48 % dari mereka yang tidak .
Hypnotherapi pada proses kehamilan membuat:
a. Membantu ibu rileks, di dalam tubuh dan pikiran
b. membantu rilis ketakutan - melepaskan setiap pikiran negatif atau membatasi
c. Tanyakan apakah ada alasan bayi sungsang
d. Apakah ibu terhubung dengan bayinya , kadang-kadang melakukan siaran takut untuk bayi
e. Visualisasikan bayi berputar.
Dari 15 wanita yang saya lakukan hypnotherapy untuk sungsang , 11 telah berubah, 4 dari mereka berubah dalam sesi terapi ketiga.
10. Relaksasi & Visualisasi
Christiane Northrup dalam bukunya mengatakan, bahwa "Sudah jelas bahwa dalam beberapa kasus bayi sungsang karena ketegangan ibu. Telah diamati bahwa wanita yang cemas dan takut memiliki insiden yang lebih tinggi dari posisi sungsang daripada orang lain, disebabkan oleh fakta bahwa ketakutan, kecemasan, dan stres dapat mengaktifkan mekanisme simpatis yang mengakibatkan pengetatan segmen bawah rahim
11. Visualisasi
Membayangkan dan memikirkan bayi Anda memutar kepala ke bawah kapan saja Anda pikirkan.
12. Homeopothy
Yang paling umum digunakan untuk mentreatment bayi sungsang adalah pusatilla. Selain itu juga bisa menggunakan Ignatia Amara-30c x 1 setiap dua jam karena takut, kecemasan, atau depresi (terkait dengan ditekan sedih, marah, atau shock) yang dapat menyebabkan keketatan dari segmen bawah rahim dan menjaga bayi tinggi.
Pulsatilla 6X 3-4x per hari selama 7-10 hari dikombinasikan dengan pelvic tilt 2x per hari selama 10
menit (mengambil Pulsatilla sebelum memulai pelvic tilt) atau 30c 2x per hari selama 3 hari (sampai 2 minggu) atau 200C x1 setiap 3 hari saat melakukan latihan miring sungsang atau 200C x 1 selama 2-3 hari pada 35-36 minggu atau 1M x 1 Catatan: 30c atau 200C dapat diberikan setiap 2 jam sampai 6x dalam 1 jari untuk mengubah bayi sungsang. Dalam tradisi homeopati, pulsatilla merangsang otot rahim untuk tumbuh lebih merata sehingga bayi secara alami dapat mengasumsikan posisi terbaik jika belum sudah nyaman.
13. Tari perut
Tari perut atau belly dancers bisa mengubah bayi sungsang. Dancing Belly selama kehamilan santai, menyenangkan, dan memberdayakan. Plus, itu benar-benar membantu menguatkan dasar panggul anda. Kita semua membutuhkan lebih dari itu. Apapun yang membuat anda merasa baik, santai, dan selaras dengan tubuh anda akan membantu meningkatkan peluang turner. Pertimbangkan tubuh anda dan situasi pribadi, tentu saja.
Rabu, Mei 15, 2013
Wanita yang 'nyaris' sempurna
Terlalu asyik menjalani biduk rumah tangga membuatku sedikit melupakan untuk mengisi blog ini dengan luapan perasaanku (seperti yang biasa aku lakukan) hari demi hari, minggu demi minggu, bahkan bulan demi bulan yang telah terlewati. Aku menikah sudah sejak sekitar 6 bulan yang lalu lebih tepatnya pada tanggal 07 Oktober 2013 yang diramaikan pada tanggal 12 Januari 2013 oleh seluruh keluarga dari pihak kami berdua dan para undangan yang telah berpartisipasi di dalamnya (terima kasih untuk semua yang sudah datang).
Aku berhenti kerja efektif pada tanggal 04 Maret 2013 dimana aku telah memutuskan untuk mengabdikan diri pada suamiku saja. Kemudian ajakan kakak sepupu untuk bergabung di Prudential cukup menggoda iman yang akhirnya membuatku turut bergabung, lumayan jadi 'HouseWife' yang berpenghasilan pikirku. Posisi kakak sepupuku itu sudah Unit Manager.
Menjadi 'HouseWife' tidak semudah yang aku bayangkan. Aku harus bangun pagi membuat sarapan buat suamiku, mencucikan pakaian kami berdua dan menyetrika. Walau tak mudah, namun aku menikmatinya, dan itu yang membuat aku enjoy dengan pekerjaanku saat ini. Ada pepatah yang mengatakan bahwa pekerjaan apapun itu jika dikerjakan dengan hati pasti nikmat.
Aku adalah seorang Customer Service di sebuah bank swasta yang cukup terkenal di Kota Balikpapan, dan aku meninggalkan pekerjaan itu setelah empat tahun aku mengabdi di dalamnya demi sebuah pekerjaan mulia yaitu menjadi seorang 'HouseWife', dan menurutku itu adalah keputusan terhebat yang telah aku ambil, dan aku sangat bangga karenanya.
Suamiku adalah seorang yang sangat hebat, dia seorang pekerja keras dan bertanggung-jawab besar terhadapku, dia juga seorang yang sangat sabar menghadapiku. Aku sangat mencintainya dan tak akan sanggup jika kehilangannya. Walau masa lalunya suram (ia mengakuinya sendiri padaku sebelum menikah dan aku menerimanya), bagaimanapun setiap orang punya masa lalu dan masa laluku sendiri pun tidak semanis yang terlihat saat ini, namun terkadang aku masih suka mencemburui suamiku dan terkadang menyinggung masa lalunya ... yah namanya saja manusia, dan perasaan seorang wanita memang terlampau sensitif. Apalagi aku memiliki sifat yang sangat dibenci oleh suamiku sendiri yaitu 'cengeng'! Yang aku sadari adalah masa lalu tidak akan bisa dihapus dari sejarah hidup kita, yang perlu kita lakukan hanyalah menciptakan sejarah baru yang lebih baik dari pada yang dulu sempat terjadi.
Ada satu impian aku dan suami yang belum terealisasikan hingga saat ini karena hanyalah Kuasa Tuhan yang mampu membuatnya jadi nyata. Aku dan suami sangat menginginkan kehadiran buah cinta kami berdua dalam rumah tangga, dan kami telah sangat berusaha dan akan terus berusaha disertai dengan dengan doa orang-orang di sekitar kami. Dan itu juga merupakan salah satu alasan saya mengundurkan diri dari kantor. Tak terasa sudah berjalan 6 bulan pernikahan kami dan Tuhan belum mempercayakanku untuk menciptakan makhluknya di dalam rahimku untuk aku kandung selama 9 bulan dan kulahirkan dengan kekuatanku sebagai seorang wanita. Aku adalah seorang wanita yang 'nyaris' sempurna, ... aku katakan 'nyaris' karena aku sudah menjalani hidupku sebagai seorang anak, seorang remaja, seorang perempuan dewasa, bahkan seorang istri dari suamiku, .... tapi aku belum berhasil menjadi seorang Ibu. Tetap berusaha, terus berusaha dan berdoa. Semoga Tuhan memberkati mimpi kami berdua. Amin.
Aku berhenti kerja efektif pada tanggal 04 Maret 2013 dimana aku telah memutuskan untuk mengabdikan diri pada suamiku saja. Kemudian ajakan kakak sepupu untuk bergabung di Prudential cukup menggoda iman yang akhirnya membuatku turut bergabung, lumayan jadi 'HouseWife' yang berpenghasilan pikirku. Posisi kakak sepupuku itu sudah Unit Manager.
Menjadi 'HouseWife' tidak semudah yang aku bayangkan. Aku harus bangun pagi membuat sarapan buat suamiku, mencucikan pakaian kami berdua dan menyetrika. Walau tak mudah, namun aku menikmatinya, dan itu yang membuat aku enjoy dengan pekerjaanku saat ini. Ada pepatah yang mengatakan bahwa pekerjaan apapun itu jika dikerjakan dengan hati pasti nikmat.
Aku adalah seorang Customer Service di sebuah bank swasta yang cukup terkenal di Kota Balikpapan, dan aku meninggalkan pekerjaan itu setelah empat tahun aku mengabdi di dalamnya demi sebuah pekerjaan mulia yaitu menjadi seorang 'HouseWife', dan menurutku itu adalah keputusan terhebat yang telah aku ambil, dan aku sangat bangga karenanya.
Suamiku adalah seorang yang sangat hebat, dia seorang pekerja keras dan bertanggung-jawab besar terhadapku, dia juga seorang yang sangat sabar menghadapiku. Aku sangat mencintainya dan tak akan sanggup jika kehilangannya. Walau masa lalunya suram (ia mengakuinya sendiri padaku sebelum menikah dan aku menerimanya), bagaimanapun setiap orang punya masa lalu dan masa laluku sendiri pun tidak semanis yang terlihat saat ini, namun terkadang aku masih suka mencemburui suamiku dan terkadang menyinggung masa lalunya ... yah namanya saja manusia, dan perasaan seorang wanita memang terlampau sensitif. Apalagi aku memiliki sifat yang sangat dibenci oleh suamiku sendiri yaitu 'cengeng'! Yang aku sadari adalah masa lalu tidak akan bisa dihapus dari sejarah hidup kita, yang perlu kita lakukan hanyalah menciptakan sejarah baru yang lebih baik dari pada yang dulu sempat terjadi.
Ada satu impian aku dan suami yang belum terealisasikan hingga saat ini karena hanyalah Kuasa Tuhan yang mampu membuatnya jadi nyata. Aku dan suami sangat menginginkan kehadiran buah cinta kami berdua dalam rumah tangga, dan kami telah sangat berusaha dan akan terus berusaha disertai dengan dengan doa orang-orang di sekitar kami. Dan itu juga merupakan salah satu alasan saya mengundurkan diri dari kantor. Tak terasa sudah berjalan 6 bulan pernikahan kami dan Tuhan belum mempercayakanku untuk menciptakan makhluknya di dalam rahimku untuk aku kandung selama 9 bulan dan kulahirkan dengan kekuatanku sebagai seorang wanita. Aku adalah seorang wanita yang 'nyaris' sempurna, ... aku katakan 'nyaris' karena aku sudah menjalani hidupku sebagai seorang anak, seorang remaja, seorang perempuan dewasa, bahkan seorang istri dari suamiku, .... tapi aku belum berhasil menjadi seorang Ibu. Tetap berusaha, terus berusaha dan berdoa. Semoga Tuhan memberkati mimpi kami berdua. Amin.
Minggu, Februari 10, 2013
Biduk-biduk in Love
Kesan pertama saya ketika tiba di Biduk-biduk adalah sangat tenteram dan damai, ditemani dengan desiran ombak di Pantai, suara anak-anak kecil yang ramai bersenda gurau di pinggir Pantai, serta seorang bocah perempuan yang bahagia bernama Nella Aulia Febriana alias Nuy.
Ia adalah bocah kelas 6 SD yang selalu tersenyum. Ia anak bungsu dari tante Meril (suami saya) yaitu tante Niar. Kedatangan kami ke Biduk-biduk pun sebenarnya dalam keadaan duka karena pada hari itu, nenek kandung Meril meninggal dunia. Namun keindahan suasana pesisir membuat kami larut di dalamnya, kami seperti datang untuk berlibur.
Nuy adalah gadis yang ramah dan penurut. Ia yang ikut merawat nenek tercinta sampai nenek menghembuskan nafasnya yang terakhir. Betapa saya sangat terkesan dan sayang terhadap bocah ini, dan kedatangan kami seakan membuat dirinya bisa melupakan duka yang baru saja menimpanya.
Awal pertemuan kami, Nuy hanya menatap kami dari kejauhan bersama ponakan-ponakannya sambil tersenyum, kemudian kami menjadi sangat akrab ketika laut pasang dan kami (saya dan Meril) nekad menceburkan diri ke laut, Nuy bersama Aldy (sepupunya dan Meril juga) ikut gabung bersama kami. Di situ kami mulai akrab. Nuy dan Aldy selalu ikut kemana kami pergi.
Betapa suasana pesisir ini memberi kesan tersendiri dalam hidup saya. Sebuah tempat terpencil yang minim hiburan bisa menciptakan bocah-bocah bahagia yang juga bisa membahagiakan orang lain seperti para sepupu kecil baru saya ini. Mereka yang sangat bahagia, membuat saya dan suami ikut larut dalam kebahagiaan itu dan sejenak melupakan segala permasalahan dalam hidup saya.
Ia adalah bocah kelas 6 SD yang selalu tersenyum. Ia anak bungsu dari tante Meril (suami saya) yaitu tante Niar. Kedatangan kami ke Biduk-biduk pun sebenarnya dalam keadaan duka karena pada hari itu, nenek kandung Meril meninggal dunia. Namun keindahan suasana pesisir membuat kami larut di dalamnya, kami seperti datang untuk berlibur.
Nuy adalah gadis yang ramah dan penurut. Ia yang ikut merawat nenek tercinta sampai nenek menghembuskan nafasnya yang terakhir. Betapa saya sangat terkesan dan sayang terhadap bocah ini, dan kedatangan kami seakan membuat dirinya bisa melupakan duka yang baru saja menimpanya.
Awal pertemuan kami, Nuy hanya menatap kami dari kejauhan bersama ponakan-ponakannya sambil tersenyum, kemudian kami menjadi sangat akrab ketika laut pasang dan kami (saya dan Meril) nekad menceburkan diri ke laut, Nuy bersama Aldy (sepupunya dan Meril juga) ikut gabung bersama kami. Di situ kami mulai akrab. Nuy dan Aldy selalu ikut kemana kami pergi.
Betapa suasana pesisir ini memberi kesan tersendiri dalam hidup saya. Sebuah tempat terpencil yang minim hiburan bisa menciptakan bocah-bocah bahagia yang juga bisa membahagiakan orang lain seperti para sepupu kecil baru saya ini. Mereka yang sangat bahagia, membuat saya dan suami ikut larut dalam kebahagiaan itu dan sejenak melupakan segala permasalahan dalam hidup saya.
Minggu, Januari 13, 2013
120113 My Special Moment
Itu adalah tanggal dimana aku dan suami saling memperkenalkan pasangan kami masing-masing ke kalangan umum. Setelah tanggal kami sah sebagai suami - istri yaitu tanggal 07 Oktober 2012, kami baru mengadakan perayaan alias pesta pada tanggal 12 Januari 2013.
Itu bukan pesta termewah yang pernah ada, namun itu adalah pesta terindah dalam hidupku. Thanks to my husby for loving me and give me a greatest wedding party, I love you so much Pepi.



Selasa, Januari 01, 2013
Resepsi Pernikahanku (setelah tiga bulan yang lalu akad)
Setelah dua bulan menikah kami berdua baru mengadakan acara resepsi karena kami memiliki cerita sendiri. Ketika itu kami yang baru sebulan berkenalan kemudian sebulan menjalin hubungan kasih, kemudian mengejar sebuah tanggal baik untuk sebuah pernikahan (akad) yang disusun oleh keluarga suami, yaitu tanggal 07 Oktober 2012, dan jadilah pada tanggal tersebut kami sebagai suami-istri.
Dan untuk sebuah acara (resepsi) pernikahan, waktu satu bulan (setelah tanggal akad nikah) bukanlah waktu yang cukup untuk merancang suatu event sesempurna yang ada dalam pikiran kami. Ini adalah pernikahan pertama kami berdua, oleh karena itu kami memiliki konsep tersendiri. Dan akhirnya terbentuklah sebuah tanggal dimana dua minggu lagi kita semua akan menuju ke tanggal tersebut yaitu 12 Januari 2013.
Dan untuk sebuah acara (resepsi) pernikahan, waktu satu bulan (setelah tanggal akad nikah) bukanlah waktu yang cukup untuk merancang suatu event sesempurna yang ada dalam pikiran kami. Ini adalah pernikahan pertama kami berdua, oleh karena itu kami memiliki konsep tersendiri. Dan akhirnya terbentuklah sebuah tanggal dimana dua minggu lagi kita semua akan menuju ke tanggal tersebut yaitu 12 Januari 2013.
Ditunggu undangan dari kami yaaa teman-teman semua. #^___^#
Sabtu, November 24, 2012
"Kilo Eko Charly Eko Whisky Alfa"
Yup ...
Membaca judul di atas pasti sudah bisa ditebak apa yang aku rasakan saat ini. Yah, aku sedang K E C E W A, dan ... hari ini adalah hari pertamaku merasa sangat kecewa terhadap suamiku. Aku sedang merasa Unhappy.
Tapi tetap berpegang pada komitmen dengan suami kalau 'dapur pribadi' sebaiknya tidak dibeberkan ke orang banyak, ya aku memilih tidak menceritakan kisah lanjut tentang hari ini. Yang jelas, malam mingguku hari ini sangat menyedihkan. Hatiku sedang pilu.
Membaca judul di atas pasti sudah bisa ditebak apa yang aku rasakan saat ini. Yah, aku sedang K E C E W A, dan ... hari ini adalah hari pertamaku merasa sangat kecewa terhadap suamiku. Aku sedang merasa Unhappy.
Tapi tetap berpegang pada komitmen dengan suami kalau 'dapur pribadi' sebaiknya tidak dibeberkan ke orang banyak, ya aku memilih tidak menceritakan kisah lanjut tentang hari ini. Yang jelas, malam mingguku hari ini sangat menyedihkan. Hatiku sedang pilu.
Sabtu, November 17, 2012
Selingan sembari menunggu suami
Sungguh lagu yang bagus tapi menyayat hati. Setiap membaca deretan tulisanku sejak tahun 2009, diiringi dengan lagu Raisa yang berjudul 'Apalah arti menunggu' ini, membuatku lebih mendalami isi dari perjalanan hidupku selama 3 tahun belakangan ini yang aku tuangkan dalam bentuk tulisan. Membuatku ingin terus membuka, membaca, dan mengutak-atik blog ini, ... walau aku sendiri tak tahu tujuanku sebenarnya, ... mau 'posting' tulisan namun belum ada bahan, mau desain 'template' baru belom ada ide, ... yah akhirnya aku hanya menikmati lagu ini berulang-ulang sambil membaca berulang-ulang kali tulisan-tulisanku beberapa bulan belakangan ini.
Setiap orang memiliki kisah yang menarik dalam hidup mereka, ... kisah itu menjadi tidak menarik ketika kita selalu menyesali semua yang telah terjadi, kisah itu menjadi sangat biasa ketika kita tak menyukuri perjalanan hidup yang telah ditakdirkan oleh yang Kuasa, bahkan kisah itu menjadi terbuang percuma karena kita tak pernah mencoba mencatat kejadian demi kejadian itu di selembar kertas atau memanfaatkan fasilitas blog yang tersedia melalui internet. Karena daya ingat manusia itu terbatas, kisah yang sangat menarik sekalipun bisa terlupakan dimakan jaman.
Sambil menunggu kepulangan suamiku adalah waktu yang tepat menulis beberapa kata yang dirangkai menjadi beberapa kalimat untuk sedikit memberikan tulisan kepada blog-ku ini, dan tepat sekali lagu Raisa mengiringi tulisanku lagi. Ahhh suamiku, jangan membuatku lelah menunggu. Sesibuk apapun kamu, sempatkan waktumu untukku. Buruan pulang ... nih lagu sungguh membuat hatiku kebat-kebit di malam minggu begini.
Setiap orang memiliki kisah yang menarik dalam hidup mereka, ... kisah itu menjadi tidak menarik ketika kita selalu menyesali semua yang telah terjadi, kisah itu menjadi sangat biasa ketika kita tak menyukuri perjalanan hidup yang telah ditakdirkan oleh yang Kuasa, bahkan kisah itu menjadi terbuang percuma karena kita tak pernah mencoba mencatat kejadian demi kejadian itu di selembar kertas atau memanfaatkan fasilitas blog yang tersedia melalui internet. Karena daya ingat manusia itu terbatas, kisah yang sangat menarik sekalipun bisa terlupakan dimakan jaman.
Sambil menunggu kepulangan suamiku adalah waktu yang tepat menulis beberapa kata yang dirangkai menjadi beberapa kalimat untuk sedikit memberikan tulisan kepada blog-ku ini, dan tepat sekali lagu Raisa mengiringi tulisanku lagi. Ahhh suamiku, jangan membuatku lelah menunggu. Sesibuk apapun kamu, sempatkan waktumu untukku. Buruan pulang ... nih lagu sungguh membuat hatiku kebat-kebit di malam minggu begini.
Minggu, November 11, 2012
JODOH
Jodoh itu serba tak terduga. Siapa orangnya, kapan datangnya, bagaimana ia datang, mengapa bisa dipertemukan, dan dimana bertemunya.
Seperti aku dan suamiku. Kami berdua ditakdirkan untuk bertemu, ... Dia adalah orangnya, dia adalah jodohku, seseorang yang bersedia menikah denganku dan aku adalah wanita yang bersedia dinikahi olehnya. Dia datang ketika aku baru mengalami putus cinta dengan yang sebelumnya, dia datang melalui 'tangan' orang ketiga yaitu seseorang yang dekat denganku dan juga dengannya yang memperkenalkan kami. Kami dipertemukan karena doi ingin bertemu denganku dan akupun setuju untuk dipertemukan dengannya.
Kami bertemu pertama kali sesungguhnya ketika ia buka rekening di counterku, dan berawal dari salam-salam yang disampaikan oleh kawanku itu, kemudian sempat terhenti sesaat ketika aku menjalin kasih dengan teman SMAku, dan dimulai lagi ketika aku putus cinta, kami bertemu kembali karena kawanku dan suaminya membawa doi menjemputku di rumah untuk bersama-sama berkaraoke ria di Inul Vista.
Aku dan suamiku hanya butuh waktu satu bulan untuk memastikan bahwa kami adalah pasangan yang klop dalam segi apapun. Kami berkenalan secara langsung pada tanggal 08 September 2012, kemudian tanggal 06 Oktober 2012 menjalin kasih, dan tanggal 07 November 2012 kami resmi menjadi suami-istri.
Jodoh adalah takdir dari Allah SWT, ... jika ia memang jodohku, selalu ada jalan untuk bertemu, namun jika bukan sampai kapanpun kami tak akan bisa bertemu, ... mungkin aku masih dengan yang sebelumnya dan dia juga masih dengan yang terdahulu.
Aku sangat menyukai TAKDIR ini, dan ... Aku sangat mencintai JODOH ini. #^___^#
Seperti aku dan suamiku. Kami berdua ditakdirkan untuk bertemu, ... Dia adalah orangnya, dia adalah jodohku, seseorang yang bersedia menikah denganku dan aku adalah wanita yang bersedia dinikahi olehnya. Dia datang ketika aku baru mengalami putus cinta dengan yang sebelumnya, dia datang melalui 'tangan' orang ketiga yaitu seseorang yang dekat denganku dan juga dengannya yang memperkenalkan kami. Kami dipertemukan karena doi ingin bertemu denganku dan akupun setuju untuk dipertemukan dengannya.
Kami bertemu pertama kali sesungguhnya ketika ia buka rekening di counterku, dan berawal dari salam-salam yang disampaikan oleh kawanku itu, kemudian sempat terhenti sesaat ketika aku menjalin kasih dengan teman SMAku, dan dimulai lagi ketika aku putus cinta, kami bertemu kembali karena kawanku dan suaminya membawa doi menjemputku di rumah untuk bersama-sama berkaraoke ria di Inul Vista.
Aku dan suamiku hanya butuh waktu satu bulan untuk memastikan bahwa kami adalah pasangan yang klop dalam segi apapun. Kami berkenalan secara langsung pada tanggal 08 September 2012, kemudian tanggal 06 Oktober 2012 menjalin kasih, dan tanggal 07 November 2012 kami resmi menjadi suami-istri.
Jodoh adalah takdir dari Allah SWT, ... jika ia memang jodohku, selalu ada jalan untuk bertemu, namun jika bukan sampai kapanpun kami tak akan bisa bertemu, ... mungkin aku masih dengan yang sebelumnya dan dia juga masih dengan yang terdahulu.
Aku sangat menyukai TAKDIR ini, dan ... Aku sangat mencintai JODOH ini. #^___^#
Jumat, November 09, 2012
Istri bagi Suamiku
Hari ini pertama kalinya aku menyentuh blog ini dengan 'status baru'. Agak sukar untuk memulai tulisan ini. Apalagi mengingat aku mengisi kekosongan blog-ku saat ini di warnet milik suamiku. Jadi sambil mengetik, mata sibuk plarak-plirik khawatir saat doi tiba-tiba menghampiri dan melihat saat aku sedang menulis blog yang isinya kali ini bukan tentang aku pribadi, melainkan juga tentang dia. Yah, aku sudah tak sendiri lagi. Tanggal 7 November 2012, aku resmi menjadi seorang istri bagi suamiku.
Lagu Raissa (Apalah arti menunggu) yang mewarnai blog-ku beberapa bulan belakangan ini, ingin aku ganti dengan lagu yang lebih mencerminkan mengenai aku dan dia, karena memang lagu ini terlalu sendu untuk mengiringi kebahagiaan yang sedang aku rasakan. Walaupun kebahagiaan yang sedang kurasakan kini tidak dirasakan pula oleh sahabatku dan juga sahabat doi yang dulunya sangat menginginkan kami bersatu. Karena sahabatku itu kerapkali merasa aku berubah setelah mendapatkan doi. Belum lagi permasalahan kompetisi di kantor yang membuat kami semakin jauh. Ah seandainya saja ia tahu, aku akan lebih memilih untuk memiliki suatu keluarga utuh dengan suami yang menyayangiku dan anak-anak yang meramaikan hari-hariku daripada aku harus mengejar kesuksesan karir yang tidak akan ada habisnya.
Sempat berpikir untuk menjauhi suamiku itu demi kepuasan hati sahabatku yang tampaknya sangat menyesal telah mempersatukan kami sehingga selalu mengatakan hal-hal buruk tentangku di statusnya. Walaupun tidak secara langsung, namun aku bisa merasakan karena setiap aku menulis status yang berisi tentang kebahagiaanku bersama pasanganku saat ini, statusnya juga selalu muncul dan selalu mengeluarkan kata-kata yang tidak sepantasnya dilontarkan oleh wanita secantik dirinya. Namun aku tak bisa mengingkari hatiku, ... aku suka, aku cinta, aku mau, maka ... aku tak akan pernah sanggup menyiksa hatiku untuk menjauhinya.
Takdir Allah, apapun bentuknya, harus aku terima dengan lapang dada. Walau image-ku rusak di mata sahabatku sendiri yang hari-hari aku temui dengan kebencian di matanya, walaupun aku harus menemukan pria yang aku cintai melalui tangannya sehingga ia merasa berhak sepenuhnya untuk mencaci diriku, aku terima. Akan aku jalani ini seumur hidupku. Aku tak akan pernah menganggap bahwa ini karma bagiku sesuai yang ia pernah lontarkan di statusnya. Tak pernah ada karma yang berakhir begitu indah. Tak kenal maka tak sayang. Aku memang sempat tak mau untuk dijodohkan dengan suamiku, dulu, namun apa daya, kekuatan cinta memang jauh lebih ampuh dari apapun, dan ternyata setelah mengenalnya aku jatuh cinta. Ia suamiku sekarang, dan aku tak akan pernah meninggalkannya untuk alasan apapun. Jika ini memang karma bagiku, terima kasih atas karma yang begitu indah ini ya Allah. Aku adalah Istri bagi Suamiku, Meril alfonso.
Lagu Raissa (Apalah arti menunggu) yang mewarnai blog-ku beberapa bulan belakangan ini, ingin aku ganti dengan lagu yang lebih mencerminkan mengenai aku dan dia, karena memang lagu ini terlalu sendu untuk mengiringi kebahagiaan yang sedang aku rasakan. Walaupun kebahagiaan yang sedang kurasakan kini tidak dirasakan pula oleh sahabatku dan juga sahabat doi yang dulunya sangat menginginkan kami bersatu. Karena sahabatku itu kerapkali merasa aku berubah setelah mendapatkan doi. Belum lagi permasalahan kompetisi di kantor yang membuat kami semakin jauh. Ah seandainya saja ia tahu, aku akan lebih memilih untuk memiliki suatu keluarga utuh dengan suami yang menyayangiku dan anak-anak yang meramaikan hari-hariku daripada aku harus mengejar kesuksesan karir yang tidak akan ada habisnya.
Sempat berpikir untuk menjauhi suamiku itu demi kepuasan hati sahabatku yang tampaknya sangat menyesal telah mempersatukan kami sehingga selalu mengatakan hal-hal buruk tentangku di statusnya. Walaupun tidak secara langsung, namun aku bisa merasakan karena setiap aku menulis status yang berisi tentang kebahagiaanku bersama pasanganku saat ini, statusnya juga selalu muncul dan selalu mengeluarkan kata-kata yang tidak sepantasnya dilontarkan oleh wanita secantik dirinya. Namun aku tak bisa mengingkari hatiku, ... aku suka, aku cinta, aku mau, maka ... aku tak akan pernah sanggup menyiksa hatiku untuk menjauhinya.
Takdir Allah, apapun bentuknya, harus aku terima dengan lapang dada. Walau image-ku rusak di mata sahabatku sendiri yang hari-hari aku temui dengan kebencian di matanya, walaupun aku harus menemukan pria yang aku cintai melalui tangannya sehingga ia merasa berhak sepenuhnya untuk mencaci diriku, aku terima. Akan aku jalani ini seumur hidupku. Aku tak akan pernah menganggap bahwa ini karma bagiku sesuai yang ia pernah lontarkan di statusnya. Tak pernah ada karma yang berakhir begitu indah. Tak kenal maka tak sayang. Aku memang sempat tak mau untuk dijodohkan dengan suamiku, dulu, namun apa daya, kekuatan cinta memang jauh lebih ampuh dari apapun, dan ternyata setelah mengenalnya aku jatuh cinta. Ia suamiku sekarang, dan aku tak akan pernah meninggalkannya untuk alasan apapun. Jika ini memang karma bagiku, terima kasih atas karma yang begitu indah ini ya Allah. Aku adalah Istri bagi Suamiku, Meril alfonso.
Langganan:
Postingan (Atom)





















