Sabtu, April 28, 2012

WARUNG GARASI

Teman-teman yang di Balikpapan ... sejak hari senin 23 April 2012 kemarin, telah dibuka warung yang kami namakan WARUNG GARASI bertempat di sebuah garasi rumah tangga yang tidak begitu luas, menjual nasi campur, kopi, berbagai minuman ringan, juga menerima pesanan lumpia seafood. Dibuka setiap hari Senin - Sabtu, dari pukul 10 pagi hingga 8 malam, tepatnya di Jl Mekarsari RT 29 No 01 (jalan masuk toko utama, pas tanjakan di kanan jalan, sekitar 100 meter sebelum STM Pangeran Antasari) Gunung Sari Ilir Balikpapan.

Lebih lengkapnya, klik di web nya yaaa:

http://garasiwaroong.blogspot.com
http://www.facebook.com/groups/annisatang/








































Senin, Maret 05, 2012

14 hari minus 2 hari bersama DIA

Tanggal 10 Februari 2012 adalah saat yang paling aku tunggu, dia  datang, seseorang yang sangat aku nanti pulang ke kotaku, ke kotanya, kota kami bersama ... Balikpapan.

Hari Jumat, ia baru tiba, tentu butuh beristirahat dan berkumpul bersama keluarganya. Aku tetap berhubungan dengannya sama seperti ketika ia masih berada di rantau, melalui telpon. Tidak sabar rasanya untuk bertemu dia.

Hari Sabtu dia datang ke rumahku, berkenalan dengan papa dan mami, mengobrol sejenak di rumahku, kemudian kami bertemu dengan beberapa teman SMA yang bisa diajak berkumpul ketika itu, hanya ada Betty-Dewi-Aries, kami berkumpul di BSB pas jam makan siang Dewi. Setelah itu, aku-kekasihku bersama Betty dan Aries pergi menonton film di XXI, Dewi harus kembali bekerja, ia adalah seorang dokter, setelah memilah-milah, akhirnya kami memutuskan untuk menonton 'Chronicle' yang ternyata filmnya tidak begitu jelas, heheheee, mungkin tidak jelasnya karena aku dan dia sibuk bermanja-manja berdua.





Seusai menonton, kami mutar-mutar di dalam E-walk. Jam setengah 5, kami terpaksa pamit dengan Betty dan Aries karena papa si doi akan memakai mobil untuk berkunjung ke rumah salah seorang kerabat. Sedih rasanya mau berpisah lagi dari doi, tapi tak kehilangan akal, si doi minjam motor kawannya sehingga malamnya ia bisa mengapel kembali ke rumahku dan mengajakku mutar-mutar keliling Kota Balikpapan. Ini adalah malam  minggu pertamaku di Balikpapan bersama doi.

Pria yang sangat spesial di hatiku, dan ternyata benar-benar spesial karena hari minggu 12 Februari 2012 adalah pertama kalinya aku berkenalan dengan keluarga inti kekasihku, yaitu papa dan adiknya, kebetulan mamanya telah tiada, padahal aku juga ingin sekali berkenalan dengan mama yang telah melahirkan pria spesial itu untukku.

Hari pertama berkunjung ke rumahnya doi adalah saat yang paling mendebarkan bagi diriku, BBM ke teman-teman terdekat dan browsing mengenai pakaian apa yang pantas adalah yang pertama kali aku lakukan, yang menunjukkan bahwa begitu gugupnya aku hari itu. Hari minggu adalah hari libur dari adik Alin, adik semata wayang my bunny. Ia mengajak papa dan kakaknya untuk pergi makan ke RM Pondok Kelapa di samping Melawai, dan aku diikutkan dalam acara makan-makan keluarga itu. Ada perasaan tidak enak hati sebenarnya, tapi kekasihku selalu berusaha meyakinkanku bahwa keluarganya adalah keluargaku juga.



Setelah dari Pondok Kelapa, aku diajak berkunjung ke rumah mama tua dari kekasihku yang tidak lain merupakan kakak ipar dari bundanya Miko, kekasihku itu. Kebetulan kakak dari bundanya Miko meninggal setelah setahun meninggalnya bunda Miko. Karena saat itu sedang bepergian arisan di Sepinggan, kami bertandang ke rumah di sebelahnya yang mana adalah saudara sepupu bundanya Miko. Dasar emang jodoh, setelah pamit dengan satu keluarga itu, eh mama tuanya Miko sudah pulang dari arisan sehingga aku sempat berjumpa dan berkenalan juga. Bahkan sempat-sempatnya kami makan lai secara gratis di rumah mama tua. Baru sehari aku sudah merasakan hangatnya keluarga dari kekasihku.


Hari-hari aku lalui bersama kekasihku. Dan tanggal 14 Februari 2012 adalah valentine pertamaku bersama kekasih hatiku itu di Balikpapan. Kami menonton film 'Bila' di XXI Balcony, sempat telat nonton 10 menit karena kekasihku itu asyik main bowling di BTC. Tanggal 15 Februari 2012 ia mengajakku muter-muter Kota Balikpapan lagi, kemudian nongkrong di lesehan seberang Melawai yang konon kata Miko dulu ia lebih senang nongkrong di situ daripada di Melawainya, nggak disangka yang berjualan di lesehan itu sekarang si Upik, hadeeehhh ... sekalian ngenalin Miko ke anak mama tuaku itu. Dari senin sampai rabu ia terus menjemputku di kantor, hanya hari Kamis 16 Februari 2012 ia tidak menjemputku ke kantor dan tidak ngapel ke rumahku karena tidak ada kendaraan yang bisa ditebengi, hehehe. Hari Jumat 17 Februari 2012 ia memang tidak menjemputku di kantor, namun ia menyempatkan datang ke rumahku, bahkan HUJAN BADAI diterjang (catat, hehehe), mengingat ulahnya membuatku sangat merindukannya. Akhirnya ia meminjam celana selututnya Vigo dan kemudian menyetrika celananya sendiri. Berikut dokumentasi dari hari senin sampai jumat (minus kamis).












Hari Sabtu 18 Februari 2012, aku dan keluarga mengundang Miko untuk makan di rumah kami. Berdasarkan request dariku, mami masak oseng kepiting andalan keluarga kami, tumis kangkung dan udang goreng tepung.







Seusai makan di rumah dan mengobrol bersama mami dan papa di meja makan, aku dan Miko nongkrong sebentar di teras, kemudian kami pergi ke mall, senang rasanya bisa bersama-sama terus dengan si doi. Setelah menemani doi bermain bowling, aku mengajaknya bermain di timezone, yah ... waktu SMA belum sempat nge-date berdua di tempat bermain seperti ini, sah-sah ajalah kalau dilakukan ketika sudah dewasa. Ternyata doi jago juga loh basketnya, basket timezone, dan aku lagi ngga jago main badutnya, biasanya selalu dapet jackpot tapi kali ini selalu 'nihil', mungkin karena berada di dekat doi kali ya, jadi grogi. Setelahnya kami iseng mencoba foto box lukisan di timezone, bahkan 2 kali karena yang sekali kecelakan, sudah tergesek tapi mesin error, setelah panggil teknisinya dan yang sudah telanjur digesek tidak bisa diganti dengan pulsa kartu, terpaksa fotoan lagi deh,...tapi lumayan juga, jadi lukisannya satu untukku dan satu untuk doi.















Hari Minggu, 19 Februari 2012, ini adalah hari kehormatan bagiku karena bisa ngerasain masakannya adik Alin, wah jadi malu ... aku ngga bisa masak malah diundang makan kepiting di rumah calon keluargaku itu. Cara masak kepitingnya berbeda dengan mami tapi tak kalah enak dengan masakan mami, ini adalah resep dari almarhumah bunda mereka berdua. Perpaduan antara kepiting dan santan ternyata mak nyus juga. Setelah makan, aku membantu adik Alin mencuci piring di dapur, kemudian nongkrong sebentar di taman belakang rumah mereka dan kemudian karaoke bersama keluarga di ruang tengah. Setelah itu Miko mengantarku pulang ke rumah.









Tanggal 20 Februari 2012, hari ini Senin, doi menjemputku seusai kerja dan mengajakku ke BTC, menemaninya bermain bowling, jadilah aku dengan pakaian seragamku ikut nongkrong bersamanya di tempat bowling. Setelah itu kami pulang ke rumah, bercanda dan bercerita tentang segala rasa.


21 Februari 2012 ia kembali menjemputku di rumah, main kartu bersama Vigo dan Icha, rame berempat, kemudian berfoto berdua, aku mencintainya dan ia pun mencintaiku.



Tanggal 22 Februari 2012, kekasihku menjemputku di rumah, kami berencana pergi karaoke bersama papa dan adiknya. Ia menjemputku sore hari dan mengajakku mengobrol di rumahnya terlebih dahulu, kemudian baru sekitar jam setengah 8 kami meluncur ke Inul Vista, kemudian setelah menunggu sekitar setengah jam, kami masuk ke ruang karaoke dan bernyanyi bergantian, sambil menunggu adik Alin pulang kerja.



Tanggal 23 Februari 2012, atas request dari doi dan pertimbangan doi kembali ke rantau esok, aku memutuskan untuk menemaninya seharian. Ia menjemputku pagi2 sekali, kemudian kami pergi ke Diamond untuk berfoto studio sebagai kenang-kenangan kami berdua. Setelah itu kami pergi ke pasar membeli cempedak dan berbelanja di Susana, setelahnya kami beli makan coto Makasar dan memakannya di rumah kekasihku itu bersama papanya di meja makan. Sayang moment makan bersama itu tidak didokumentasikan dalam kamera BBku. Kemudian siangnya, aku diajak keluar lagi bersama dengan papanya dan sesuai janji dari kekasihku, ia akan membawaku ke kuburan bundanya, dan aku merasa sangat senang sekali. Setelahnya kami nongkrong di rumah mama tuanya lagi, kemudian barulah pulang kembali ke rumahnya.









Malamnya kami nongkrong di BTC sambil menunggu adik Alin pulang kerja, setelahnya kami pergi ke XXI menonton film yang konon katanya horor ternyata bukan 'horor' yang kami maksud, dengan kata lain ini kedua kalinya kami terjebak film setelah 'Chronicle', hehehe. Ada sedikit kejadian tidak mengenakkan ketika film sedang berjalan, selain aku memang sudah uring-uringan sejak awal film karena merasa hari terakhir pertemuan di Balikpapan dengan kekasihku itu, seseorang yang terbaca lewat cara mengetik SMSnya di hp kekasihku seperti seorang wanita dan bernada kasar, memarahi kekasihku karena tidak pernah menjawab telponnya maupun membalas SMSnya membuatku cukup berang dan ingin menangis rasanya, aku membalas SMS dengan nada yang tidak mengenakkan juga ke perempuan 'geje' itu lewat hp kekasihku, tentu saja dengan seijin kekasihku karena ia sudah menceritakan wanita yang konon bernama Dian itu adalah istri dari temannya yang memang sikapnya 'lebay bin alay'. Semakin dijawabin dengan ketus, perempuan itu semakin kasar kata-katanya, membuatku berpikir, ini perempuan beneran atau perempuan 'jadi-jadian' ya? Akhirnya aku memutuskan tidak mau mengambil pusing dengan perempuan itu, apalagi setelah memancing info dari sahabatnya pacarku, kesimpulannya adalah ia memang perempuan aneh bin alay lebay, melebihi Ma*c*i Chen sang SPG 'jadi-jadian'. Hadehhh ...

Tanggal 24 Februari 2012, rasanya ini adalah hari yang tidak ingin kujumpai karena ini adalah hari kepergian kekasihku kembali ke rantau. Sungguh tak disangka ia bela-belain meminjam motor dari rumah teman papanya yang kebetulan berada di Gunung Sari juga, kemudian datang ke kantorku. Aku mengajaknya nongkrong di Pizza Hut dan menikmati Medium Pizza Tuna Stuffed Crust dan Milk Shake Vanilla. Setelahnya, doi mengantarku pulang ke rumah dan berpamitan dengan keluargaku. Rasanya bakal sangat merindukannya, dan ternyata memang sangat merindukannya.


Yang membuatku selalu mengingatnya adalah 'Palm merah' dalam pot yang berada di halaman belakang rumahnya telah berpindah ke halaman depan rumahku, anggap saja sebagai penggantinya. Mungkin itu adalah maksud hati kekasihku itu memberikan 'Palm merah' kesayangannya kepadaku. Love u my bunny. Selalu merindukanmu.